Mengapa kita perlu mencari sumber energi baru ?

untuk menghadapi kemungkinan akan terjadinya kehabisan sumber energi yang berasal dari fosil, maka dilakukan pencarian sumber energi terbarukan sebagai upaya untuk menemukan sumber energi alternatif yang melimpah. dibawah ini adalah contoh sumber energi baru yang mungkin akan di pakai di masa depan sebagai sumber energi terbarukan
Energi yang akan berasal dari Bulan

Gas Helium-3 (helium memiliki 3 proton) yang  merupakan isotop helium, ringan dan non-radioaktif merupakan senyawa yang terdapat di bulan.  para ilmuwan mengatakan bahwa senyawa ini memiliki potensi besar untuk menghasilkan energi dan juga energi ini relatif bersih. Namun, di Bumi  tidak terdapat helium-3, sedangkan di Bulan terdapat cadangan Helium-3 diperkirakan 100 hingga 500 juta ton. Meskipun teknologi helium-3 saat ini sedang dalam tahap percobaan, namun teknologi ini disebut sebagai "energi ideal untuk masa depan". .

Pembangkit listrik di atmosfer

Di Bumi matahari hanya bersinar setengah hari, jadi kita tidak bisa mendapatkan energi dari matahari 24 /harj Namun, energi matahari di luar angkasa tidak berubah selama 24 jam. Ilmuwan dari International Academy of Astronautics (IAA) berencana membangun pembangkit listrik tenaga surya di orbit Bumi. Pabrik dirancang dengan ratusan satelit matahari yang mengorbit bumi. Setiap satelit memiliki diameter 1km dan menyerap sinar matahari 24 jam sehari. Energi matahari akan diubah menjadi listrik tepat di luar angkasa dan dikirim kembali ke Bumi melalui sistem gelombang mikro atau laser sebelum digabungkan ke dalam jaringan.

Tambang energi di lautan

Lautan yang menutupi 70% permukaan bumi dan merupakan "tambang" energi yang tidak pernah habis. Arus arus, pasang surut, gelombang, perbedaan suhu antara permukaan air laut dan air di bawah semuanya dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik. Diperkirakan bahwa kapasitas gabungan dari semua sumber energi laut tersebut di atas mencapai 90.000 terawatt / jam (1 TWh = 1.000 miliar watt)

Manfaatkan energi panas bumi

Menurut perhitungan, suhu di pusat bumi sekitar 6.650 derajat Celcius, Bumi mendingin dengan kecepatan sekitar 300-350 derajat C / 1 miliar tahun. Sekitar 2% panas berada di kerak bumi, dengan 98% sisanya di inti dan tengah. Dengan demikian, 2% panas (setara dengan sekitar 840 miliar W) hal ini dapat memenuhi kebutuhan umat manusia untuk waktu yang sangat lama. Beberapa daerah di kerak bumi, terutama yang memiliki aktivitas seismik, meningkat pesat seiring dengan kedalaman. Diperkirakan potensi panas di kedalaman 10.000 meter akan menjadi sekitar 50.000 kali lebih banyak dari seluruh cadangan minyak dan gas di dasar bumi. Orang memanfaatkan energi panas bumi dengan mengebor sumur jauh ke dalam tanah di akuifer panas. Sumber panas ini dibawa ke tanah dalam bentuk uap panas atau air panas untuk memutar turbin guna menghasilkan listrik.

Energi dari penguapan

Dalam proses penguapan air dari daun, partikel uap dapat terbang hingga ketinggian 30 meter tanpa mekanisme pemompaan. Para peneliti di American Institute of Physics telah menerapkan fenomena ini untuk menghasilkan energi listrik. Penguapan terjadi ketika cairan mengalir melalui permukaan daun, menciptakan interface gas-cair. interface ini seperti permukaan dielektrik yang bergerak yang mengubah sifat listrik zat cair. Kapasitor dipasang ke permukaan ini dan semakin banyak cairan yang menguap, tegangan dihasilkan di ujung kapasitor juga semakin besar. Penelitian ini membuka harapan untuk pembangkit energi dari penguapan.

Belum ada Komentar untuk "Mengapa kita perlu mencari sumber energi baru ?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel