• Jelajahi

    Copyright © Spirithealt
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Cara Mengajarkan Anak 2 tahun Untuk Rajin Sikat Gigi

    , December 06, 2020 WIB Last Updated 2020-12-06T22:37:33Z


    Cara agar anak rajin menyikat gigi sendiri

    Mengajarkan anak untuk selalu rutin dan rajin menggosok gigi bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, orang tua harus sabar membantu anak-anak agar rutin untuk merawat gigi mereka sendiri.

    Dampak kesehatan gigi pada anak


    Berdasarkan laporan potensi dampak kesehatan gigi terhadap anak di tahun 2019, 8 dari 10 anak mengalami sakit gigi dalam 12 bulan terakhir, dimana 1 dari 2 anak mengalami sakit gigi. sedang dan berat. Penelitian juga menunjukkan bahwa anak-anak dengan kesehatan mulut yang buruk tidak hanya mengalami bau mulut, gigi berlubang dan sakit gigi, tetapi juga meningkatkan kurangnya rasa percaya diri pada diri mereka sehingga dapat memengaruhi potensi mereka untuk berkembang anak. Oleh karena itu, orang tua perlu memperhatikan hal-hal berikut untuk membimbing anak mereka untuk merawat gigi dengan baik guna mencegah terjadinya masalah gigi.


    Dorong anak Anda untuk menyikat gigi sendiri

    Meskipun menyikat gigi adalah kebiasaan yang baik untuk dijaga, namun tidak semua anak  suka dengan kebiasaan ini. Untuk mendorong Anak 2 tahun Untuk Rajin Sikat Gigi, orang tua perlu dengan sabar membimbing anaknya untuk menyikat gigi dengan benar serta memilih sikat gigi dan pasta gigi yang tepat.


    Usia yang paling baik untuk mengajari anak kebiasaan menggosok gigi adalah dari 2,5 tahun. Orang juga tua harus berhati-hati dalam memilih sikat yang tepat dan rasa pasta gigi yang tepat agar anak menjadi lebih bersemangat untuk menyikat gigi. orang tua harus menemukan metode yang tepat untuk mengajari anak menggosok gigi, contohnya ajari anak menggosok gigi searah dengan gigi atau berputar untuk membersihkan leher dan menghilangkan zat yang menempel pada gigi. 


    Anak-anak kadan suka meniru tindakan orang lain, sehingga salah satu cara untuk Mengajarkan Anak 2 tahun Untuk Rajin Sikat Gigi adalah memberikan contoh pada anak . Mungkin pada tahap awal anak kurang memperhatikan, namu lambat lain anak akan belajar beradaptasi dengan kebiasaan menggosok gigi.


    Pilih pasta gigi yang tepat


    Dokter  menyarankan orang tua untuk menyiapkan pasta gigi terpisah untuk anak hal itu dikarenakan Sistem gigi pada anak berbeda dengan orang dewasa, jadi anak-anak sebaiknya tidak menggunakan pasta gigi yang sama dengan orang dewasa. karena kandungan fluoridenya tidak sesuai. Selain itu, pasta gigi orang dewasa terlalu pedas sehingga membuat anak takut malas menyikat gigi. ”


    Oleh karena itu, saat memilih pasta gigi untuk anak, selain mengecek tanggal kadaluwarsa, orang tua juga tidak boleh lupa untuk mengecek kandungan dari pasta gigi, apalagi kandungan fluoride harus sesuai dengan usianya. anak. Menurut Dr. Richard H. Price, anak usia 3 sampai 6 tahun sebaiknya memilih krim yang mengandung fluoride 200 - 500ppm, dari 6 sampai 11 tahun 1.000ppm, dari 12 tahun 1.000 - 1.500ppm. Saat ini di pasaran terdapat berbagai macam jenis pasta gigi dengan variasi rasa dan fluoridasi yang sesuai dengan usia anak. Para orang tua dapat berkonsultasi dengan dokter gigi untuk memilih produk terbaik untuk anak mereka.


    Pilih sikat gigi yang tepat untuk anak Anda


    Sebaiknya pilih sikat gigi yang tepat untuk anak agar menyikat lebih mudah dan efektif. Dokter gigi Richard H. Price berkata: “Jika Anda menemukan langit-langit mulut anak Anda terlalu lebar setiap kali sikat gigi dimasukkan, itu karena sikatnya terlalu besar. Pilih sikat yang pas dengan tangan dan mulut bayi Anda untuk memudahkan penyikatan ”.Selain itu, jika ada memiliki waktu, Anda bisa mengajak si kecil untuk memilih sikat gigi favoritnya, sehingga membuat Anak 2 tahun Untuk Rajin Sikat Gigi


    Nutrisi yang baik untuk gigi 


    Menurut ahli gigi, Makan dengan lengkap dan seimbang sangat penting untuk memastikan gigi anak berkembang dengan struktur yang baik. makanan yang baik akan memberikan nutrisi penting untuk struktur gusi dan gigi anak Anda. Oleh karena itu, orang tua harus memilih makanan berikut agar gigi anak berkembang dengan baik:


    - Makanan kaya kalsium : Kalsium merupakan komponen penting dalam struktur tulang dan gigi. Makanan kaya kalsium seperti susu, keju, udang, udang, udang, kepiting, siput ...

    Makanan kaya fosfor : Ini adalah mineral paling banyak di tubuh setelah kalsium membantu, fosfor membentuk dan mengembangkan sistem tulang dan gigi. Anak-anak harus makan lebih banyak makanan yang kaya fosfor seperti: daging, unggas, ikan, susu dan produk susu, telur, kacang-kacangan ...


    - Makanan kaya vitamin D : Vitamin D membantu tubuh menggunakan kalsium dan fosfor dengan baik untuk membentuk dan memelihara gigi dan tulang yang kuat. Orang tua harus menambahkan telur, jamur, ikan, minyak hati ikan ...


    - Makanan kaya magnesium : Berperan dalam proses mineralisasi tulang, gigi. Magnesium ditemukan dalam produk laut, ikan air tawar, kacang-kacangan ...


    - Makanan kaya vitamin C : Kekurangan vitamin C akan menyebabkan penyakit kudis, sel ontoplast degeneratif, sumsum gigi, dan gusi spons yang menyebabkan gusi rawan tukak, perdarahan akar dan gigi tanggal. Makanan yang kaya vitamin C seperti: Sayuran hijau, jeruk bali, jeruk, jambu biji, jus tomat ...


    - Makanan kaya vitamin A: Memastikan perkembangan normal tulang dan gigi. Orang tua harus memastikan kebutuhan vitamin A Anak tercukupi. pilihlah makanan seperti hati sapi, minyak hati ikan, ubi jalar, wortel, bayam, brokoli, paprika


    Dengan menjaga kebiasaan perawatan mulut yang benar dan teratur, anak-anak akan memiliki gigi yang kuat dan senyum yang percaya diri. Jangan lupa untuk memeriksakan gigi anak Anda setiap 6 bulan sekali untuk mendeteksi penyakit dan pengobatan pada gigi.


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Alam

    +